Dan, Jika suara kita tak lagi punya nada yang sama
izinkan goresan tinta yang mungkin punya makna melantunkan cerita
berisikan kisah dimana kita memang pernah bersama lewati hari juga senja
 |
inullll |
Haaallloooo ... minta izin dulu nih, mau coret coret dulu . Judulnya mungkin agak aneh , tapi ini cerita bukan sembarang cerita , ini cerita yang sangat BIASA aja . Bodo amat dahhh, yang penting kumpulan gelisah kita keluar dari jiwa . Mungkin ceritanya akan membosankan , atau juga tidak punya lawakan yang baik buat mengocok perut yang lagi baca, makanya aku mohon maaf sebelumnya , kalau Cerita ini punya cerita yang tidak begitu berkesan .
Oh iaa , kenalkan saya Sitta , biasa di panggil GERI . Jauh amatt , dari mana ceritanya itu panggilan jadi GERI . sudah takdirnya broo . Untuk saat ini, status aku , jomblo dan lagi kerja sebagai staff biasa yang punya gaji biasa aja ... Jauh dari kata Mapan , mepet dengan dengan garis sederhana . Mungkin buat temen-temen yang baca , yang lagi ngopi atau ngemil , buru - buru di telen karena takutnya keselek baca ceritanya .
Jujur aja, aku belum punya pengalaman kalau soal tulis menulis, soalnya aku juga tidak begitu rajin waktu masih sekolah dulu , apalagi kalau udah jam pelajaran Bahasa Indonesia , biasanya mataku merem melek , minum ramuan yang dikeluarkan dari bibir guru Bahasa Indonesia dulu, Saat SD-SMP-SMA . Jadi kalau misalnya ada kesalahan penulisan ataupun ceritanya masih Garing , mohon maaf yahhh .
Seperti yang aku sampaikan di awal pembukaan cerita ini, aku sekarang bekerja sebagai staff biasa dengan gaji biasa . Dan akan menyampaikan kumpulan cerita - cerita yang biasa aja , dengan harapan kumpulan cerita itu nantinya jadi luar biasa, lanjut lah kebanyakan cincongnya .
"Widih ger, serius amat lu mantengin monitor , dokter aja gak begitu amat" , Sapa temen kerjaku yang 1 tempat tinggal di mess tempat aku bekerja . "Lagi dapet inspirasi ni mau nulis , masih pembukaan jangan ganggu dulu cuk" balasku . "wakkakakak, yo wes aku tak ndelok daganganku disekk , sapa tau ada yang pesen tiket buat terbang ke hatimuuu" kata si fardi sambil ketawa dan melihat lagi laptopnya. "ya udah sono mpretttt " jawabku, sambil lanjut mantengin monitor ini .
Balik lagi yaa , ada sedikit iklan tadi . Fardi itu temen kerjaku yang asalnya dari malang . Sama persis seperti nasibnya , yang malang (ditinggal merid) CUKKKK sakit CUKKKK . Tapi gak apa sobb, You deserve better . Temen aku ini baru aja ditinggal merid ama cewe yang sudah cukup lama PDKTan , Bahkan sampai saat si Wanita itu sudah tunangan . Dunia memang kejam pak lekkk , sapaan biasa aku ke Fardi. Moga aja dia kaga baca, ceritanya ku umbar di sini wkwkwk . Tapi tak apalah, yang lalu biarlah berlalu , karena kalau lebah sudah bikin madu , manisnya bukan buat kita lagi lekkk .
Cari burung aja lekk, kalau pergi tak lupa pulang , seperti lagunya mbak Nia Daniaty . Wes ahhh ..
Apakah temen-temen yang lagi baca, punya cerita lampau yang punya kesan seperti gula dan cuka ? atau pahit seperti ..... diputusin pacar ? diselingkuhin temen ? dipecat ? gak bukan itu. Yang pahit itu ketika semua yang kita lakukan itu salah dimata orang sekitar kita . Sebagai manusia, pastinya kita punya cerita menarik yang sudah dilewati , dan kini jadi kenangan yang bisa jadi lucu, ataupun pembelajaran agar langkah kedepan tidak sama jika kita punya kesalahan saat itu .
24 tahun , belum punya pacar , pekerjaan gajinya biasa aja , pinter kaga , lau ngapain aja sih gerr selama ini ? aku ingat ingat lagi lah , masa - masa tolol dulu yang bikin aku ada di titik sekarang ini.
aku lahir di Medan , menyandang marga BATAK yang pastinya darah BATAK . Buat yang masih bertanya-tanya kenapa nama aku SITTA , itu karena aku orang BATAK dan nama itu adalah nama pemberian dari kakekku tercinta . Terlahir sebagai seorang BATAK , kehidupanku gak ringan pastinya apalagi dengan tenaga yang bisa dibilang berlebihan, kalo aku terlahir istimewa di keluarga yang kaya raya sih, gak ada gunanya . Jadi aku dilahirkan di keluarga yang sederhana , biar aku bisa pakai tenaga itu buat berjuang untuk hidup aku maupun keluargku . Kenapa aku ada di titik ini? , mungkin karena aku belum siap mental dididik oleh kedua orang tuaku , apalagi bapakku itu dulu, kasarnya bukan main suka kali main tangan , kaki kadang - kadang gagang sapu .
Mungkin karena anak pertama, jadi Dia didik aku lebih keras dari adek-adeku . "Tuhan selalu memberikan jalan yang memang pasti kita bisa lewati" ingat kali aku kata - kata nenekku dulu .Jadi aku selalu berjuang dan tidak terlalu memikirkan jika ada masalah . Tapi apa hendak dikata , Jiwa muda tetaplah jiwa muda, kalau tidak dijaga dengan baik pasti pecah juga batas wajarnya . Taunya main - main aja , dari SD udah bolos sekolah wkwk ada - ada ajalah , tapi kalo ku ingat - ingat sekarang jadi ketawa sendiri . Yah mungkin itu salah satu faktor kenapa aku ada di titik kehidupanku yang sekarang ini .
Tiba - tiba lagi asik nulis , dari belakang ada yang nyapa , "Woii serius amat lu liatin foto - foto mantan ya ?" , kata Rendo . "Ah kau bikin kaget aja , gak lah emangnya kau apa yang tiap malam menunggu balasan sms tanpa kejelasan sementara dia jauh disana ?" , balasku . "JANCUKKKKKKKKK ,gak lah broo, aku itu kayak main layangan main tarik ulur aja", balasnya lagi . "gayamu itu.macem betul aja kau, main layangan pulak lah kau bilang ,kalo kepanjangan kau ulur talinya, nariknya lagi lama lho, mending kau putusin lah talinya , beli layangan baru aja hahahaha " , jawabku dengan sombong . " ah sudah lah aku tak pesen makan dulu , biar mengisi hati yang lapar ini" , jawabnya sambil pergi ke kamar mengambil hp . Widihhhh hahahah, akupun ketawa dan melanjutkan kenangan yang sempat terpotong tadi .
Tanpa terasa waktu sudah dekat sama jam kerja , jadi aku harus udahin dulu ya kawan - kawan , nanti kita lanjut lagi . Semoga ada sedikit kesan di
cerita part 1 ini, biar kau nanti baca lagi yaa cerita selanjutnya terima kasih waktunya .